Home
 

GEMPA SULTENG— 6 ribu Korban Masih Berada di Penampungan

Oleh on Thursday, 6 September 2012

Foto: Antara
Salah satu lokasi pengungsian Korban Gempa Sulteng online casino

PALU– Sekitar 6.000 warga korban gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (18/8), masih bertahan di tenda-tenda penampungan pengungsi tersebar di tiga kecamatan yaitu Gumbasa, Kulawi dan Lindu, kata Bupati Sigi, Aswadin Randalembah.

Rata-rata para korban masih trauma berat dengan bencana gempa bumi yang terjadi dan telah memporak-porandakan ratusan rumah penduduk, sejumlah sekolah dan sarana ibadah (gereja dan masjid) di tiga kecamatan di Kabupaten Sigi itu, klatanya di Palu, Kamis.

Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter yang berpusat di Kecamatan Lindu tersebut hingga kini belum bisa dilupakan para korban, kata bupati saat menerima bantuan kemanusiaan dari PT Jasa Raharja Cabang Sulten.

Apalagi, warga di Kecamatan Lindu, kecamatan paling parah tingkat kerusakan. Masyarakat di empat desa di Kecamatan Lindu yaitu Puro’o, Langko, Tomado dan Anca masih diliputi rasa takut, katanya.

Mereka pada umumnya bertahan di lokasi penampungan pengungsi yang di pusatkan di lapangan sepak bola karena setiap hari gempa mengguncang wilayah tersebut.

Ia mengatakan para korban gempa bumi di daerahnya hingga kini masih diliputi trauma berat. Buktinya, begitu ada gempa sedikit, warga langsung berlarian keluar rumah dan tenda-tenda penampungan,” katanya.

Bupati Aswadin mengatakan bahwa warga korban gempa masih belum mau beraktivitas. “Mereka setiap hari hanya diam di tenda-tenda penampungan pengungsi,” katanya.

Belum ada warga yang melakukan aktivitas seperti biasanya pergi ke kebun. Sepanjang hari mereka hanya menghabiskan waktu beristirahan di tenda-tenda.

“Saya dan Pak Wakil Bupati Livingstone Sango Kamis (30/8) mengunjungi korban gempa di Lindu dan kelihatannya warga masih khawatir dan trauma berat,” katanya.

Untuk membantu mempercepat proses pemulihan para korban gempa dari trauma akibat gempa bumi di Kecamatan Lindu, Pemkab Sigi telah meminta bantuan Dinas Kesehatan untuk selain menambah tenaga medis juga mengirim tenaga khusus pemulihan gangguan jiwa.

Karena rata-rata korban mengalami goncangan jiwa, sebab kehilangan anggota keluarga karena tertimpah reruntuhan bangunan, juga harta benda rumah.

Di Lindu sekitar 80 persen rumah rata tanah diterjang gempa bumi. Rumah yang rusak dan harus dibangun kembali di Lindu sekitar 500 unit. (Ant/Juanda)online casino

Popularity: 1% [?]

Comments are closed

Advertisement

Perwakilan Bisnis Indonesia

               
Developed by Media Digital | Bisnis Indonesia